Pengamat Nilai Kejahatan Mafia Kepailitan Semakin Serius

Home / Ekonomi / Pengamat Nilai Kejahatan Mafia Kepailitan Semakin Serius
Pengamat Nilai Kejahatan Mafia Kepailitan Semakin Serius Pengamat hukum dari Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Supardji Ahmad. (FOTO: Baca)

TIMESTANGSEL, JAKARTA – Pengamat hukum dari Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Supardji Ahmad menilai kejahatan mafia kepailitan saat ini sudah semakin serius. Hal tersebut karena banyak perusahaan-perusahaan yang dipailitkan oleh kurator dengan cara-cara tidak etis bahkan melanggar pidana.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah dan penegak hukum harus segera menangani dengan cepat.

Supardji Ahmad menjelaskan bahwa Perbuatan tersebut termasuk dalam tindakan kejahatan kelas kakap “kerah putih”. Karena bukan hanya merugikan pihak perusahaan yang pada akhirnya akan mempengaruhi iklim investasi di Indonesia, dan berdampak pada perekonomian bangsa. 

Selain itu, tindakan yang dilakukan oleh para pelaku ini juga sangat kontraproduktf terhadap dunia usaha di tanah air bahkan tidak sejalan dengan semangat Undang-undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). 

Hal tersebut, seperti yang terjadi pada kasus kepailitan PT Dewata Royal Indonesia (DRI) yang digugat pailit dengan satu kreditor Bank Mandiri. Swandy Halim selaku pihak kurator pada perkara itu diduga telah memanipulasi permohonan pailit tersebut. 

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com